Rabu, 17 Maret 2010

Gaji PNS Se-Kab. Nisel belum cair

DIPERTANYAKAN GAJI PNS SE- NISEL BELUM CAIR

Laporan Ot. Dakhi

Koran Radar, Nisel
BUD Pemkab Nisel Asaludin Laia, SH memberi keterangan kepada wartawan di ruang kantornya (2/2) km. 7 Telukdalam : “ Keterlambatan Penerimaan GAji PNS Bulan Januari 2010 disebabkan beberapa factor diantaranya, sampai akhir bulan Januari 2010 DPRD Kabupaten Nisel belum mengesahkan APBD T.A, 2010 makanya pihak BUD Kab. Nisel belum bias mencairkan dana khusus gaji PNS.

Dalam hal ini pihak Pemkab Nisel mengambil solusi dengan cara membuat nota kesepakatan bersama dengan Ketua DPRD Nisel, untuk itu harus melalui proses dan mekanisme bertingkat, seperti ensiminasi pokok gaji setiap PNS di masing-masing instansi dan hal lainnya yang mempunyai paying hokum sesuai ketentuan dan peraturan yang ditetapkan oleh undang-undang.

Lebih lanjut Asaludin laia yang juga sekaligus menjabat sebagai Kadispenda Kab. Nisel mengatakan, jadi anggapan sebagian Abdi Negara mengenai keterlambatan pembayaran gaji Bulan Januari 2010 karena cuti tahunan yang diambilnya, hal ini tidak ada kaitannya tapi harus dipahami setiap awal tahun anggaran mesti di sahkan dulu APBD oleh DPRD, diharapkan hal ini tidak menjadi polemic sehubungan masa tugas DPRD sekarang baru beberapa waktu dilantik mohon dimaklumi, pintanya secara bijak dan menambahkan diupayakan PNS akan menerima gaji sekaligus 2 (dua ) bulan.

Sebagian PNS yang ditemui mengomrntari seharusnya kejadian terlambatnya penerimaan gaji PNS bulan Januari menjelang Februari 2010 mestinya hal ini jauh-jauh hari sudah di antisipasi oleh Pemkab Nisel CQ Bupati Nisel Fahuwusa Laia, SH, MH, jangan sampai kami menderita dan kalang kabut cari rentenir demi menyambung hidup keluarga, apalagi sudah di todong dengan kredit di Bank, keluh-kesah salah seorang PNS Golongan rendah bermarga Laia.

Situasi yang terjadi di Nias Selatan hasil pemantauan wartawan MP keadaan ekonomi masyarakat Nisel lesu dan tingkat criminal sedikit bergejolak belum lagi dampaknya bagi pihak swasta sedikit mengurangi aktifitas perekonomian, kalau hal ini terus berlarut-larut akan menimbulkan gejolak yang negative, tandas tokoh masyarakat Nisel initial marga dachi. (OTD/SM).

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar